Senin, 29 Oktober 2018

Metrologi atau Meteorologi?

Metrologi atau Meteorologi?


Selama ini, masih banyak yang belum tau apa itu metrologi. Apakah metrologi dan meteorologi itu sama? Nah, dalam artikel ini kurang lebihnya akan membahas apa itu metrologi dan apa itu meteorologi, yang pasti keduanya memiliki pengertian yang berbeda ya. Nah mari kita mulai :D

Metrologi adalah disiplin ilmu yang mempelajari cara-cara pengukuran, akurasi, kalibrasi, tera/tera ulang. Metrologi sendiri dibagi menjadi tiga yaitu:
  1. Metrologi Legal : Berkaitan dengan pengukuran yang bertujuan untuk transaksi, jadi peran metrologi disini yaitu untuk memastikan bahwa setiap alat ukur yang digunakan untuk transaksi itu SAH untuk digunakan dan juga untuk melindungi konsumen dari kecurangan yang bersumber dari alat ukur itu sendiri. 
  2. Metrologi Industri : Bertujuan untuk memastikan bahwa sistem pengukuran dan alat-alat ukur di industri berfungsi dengan akurasi yang memadai, baik dalam proses persiapan, produksi, maupun pengujiannya. Jadi, peran metrologi disini lebih untuk memastikan bahwa alat ukur yang digunakan dalam kondisi yang baik untuk menciptakan produk-produk industri yang berkualitas.
  3. Metrologi Ilmiah : Berhubungan dengan pengaturan dan pengembangan standar-standar pengukuran dan pemeliharaannya.
Berikut ini merupakan beberapa program studi metrologi yang ada di Indonesia:
  • D-III Metrologi dan Instrumentasi Universitas Gadjah Mada (UGM)
  • D-III Metrologi dan Instrumentasi Universitas Sumatera Utara (USU)
  • Akademi Metrologi dan Instrumentasi (Akmet)
  • S-1 Fisika Metrologi, Elektronika, dan Instrumentasi (Fisika Melins) Universitas Ahmad Dahlan (UAD)

Meteorologi adalah ilmu yang mempelajari bumi beserta gejala-gejalanya, terkait dengan komponen-komponen yang terkandung di dalamnya, terutama gas dan udara. Studi di bidang ini telah dilakukan selama ribuan tahun meski kemajuan yang signifikan baru terjadi pada abad ke-18. Pada abad ke-19, gebrakan besar terjadi setelah pengamatan terkoordinasi yang dilakukan lintas negara. Setelah pengembangan komputer di pertengahan abad ke-20, peramalan cuaca dapat dilakukan. Sederhananya meteorologi adalah ilmu cuaca.

Fenomena meteorologi adalah aktivitas cuaca yang dapat diamati dan dijelaskan dengan ilmu meteorologi. Akivitas tersebut terikat dengan variable yang ada di atmosfer bumi, seperti temperatur, tekanan udara, uap air, dan gradien interaksi setiap variabel serta bagaimana mereka berubah seiring dengan waktu. Perbedaan spasial dipelajari untuk menentukan bagaimana sistem cuaca terbentuk secara lokal, regional, dan global serta dampaknya.
Hasil gambar untuk bmkg
BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) merupakan lembaga pemerintah non departemen yang dipimpin oleh seorang kepala badan, BMKG sendiri menyajikan berbagai informasi prakiraan cuaca, maritim, penerbangan, iklim, kualitas udara, gempabumi, dan tsunami.

Berikut ini merupakan beberapa program studi meteorologi yang ada di Indonesia:
  • D-IV Meteorologi Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG)
  • S-1 Meteorologi Institut Teknologi Bandung (ITB)
  • S-1 Meteorologi Terapan Institut Pertanian Bogor (IPB)
Apabila terdapat salah-salah kata mohon dimaafkan. Terima kasih :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar